Fenomena Halo di Langit Jogja 4 Januari 2011

Penjelasan dari Wikipedia :

Halo (ἅλως; disebut juga nimbus, icebow, atau Gloriole) adalah fenomena optikal berupa lingkaran cahaya di sekitar Matahari dan Bulan, dan kadang-kadang pada sumber cahaya lain seperti lampu penerangan jalan. Ada berbagai macam halo, tapi umumnya halo muncul disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus yang dingin yang berada 5–10 km diatas troposfer. Bentuk dan lokasi kristal es menentukan tipe halo apa yang akan terlihat. Cahaya yang dipantulkan pada kristal es dapat terpecah menjadi lebih dari satu warna, sama seperi pada pelangi.

Halo juga kadang-kadang dapat muncul di dekat permukaan bumi, ketika ada kristal es yang disebut debu berlian. Kejadian ini dapat terjadi pada cuaca yang sangat dingin, ketika kristal es terbentuk di dekat permukaan dan memantulkan cahaya.

YOGYA (KRjogja.com) – Fenomena halo atau matahari dikelililingi pelangi berbentuk cincin warna-warni terlihat di Kota Yogyakarta sekitar pukul 10.55 WIB, Selasa (4/1). Warga tampak antusias melihat fenomena alam ini dan mengabadikannya dengan kamera ataupun ponsel berkamera.

Berdasarkan pantauan KRjogja.com fenomena alam itu terlihat jelas di tengah cuaca cerah dan panas menyengat. Berdasarkan catatan, fenomena ini sering terjadi di beberapa daerah seperti di Padang, Sumatera Barat. Sedangkan, menurut situs staf Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang, halo matahari adalah lingkaran pelangi yang mengelilingi matahari. Halo bisa terjadi jika cuaca mendung atau awan hitam yang berisi air mengelilingi matahari. Maka terjadilah pelangi.

Sebelumnya, Kepala Seksi Gempa Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Suharjono menyangkal bahwa fenomena halo menjadi pertanda datangnya gempa bumi.

“Halo itu fenomena alam di atmosfer. Sementara gempa terjadi di bumi. Jadi tidak ada hubungannya,” terang Suharjonodi Jakarta, Jumat (22/10).

“Itu (halo pertanda akan terjadi gempa) hanya isu saja. Hingga kini para ahli belum mampu memberikan petunjuk tentang tanda-tanda akan terjadi gempa,” tandasnya.

Lebih lanjut Suharjono mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan dengan isu murahan perihal prediksi akan terjadi gempa. Pasalnya hingga kini belum ada keilmuan dan teknologi yang bisa mendeteksi akan terjadinya gempa. (Okz/Tom)

From Facebook - Sigit Nugroho
From Facebook - Ario Dewanto
From Facebook - Ris-oNe Ra Jelas
From Facebook - Arina Wajhalhabibifilmanam

Published by

nugrohodc

Loves programming and photography :)

2 thoughts on “Fenomena Halo di Langit Jogja 4 Januari 2011”

  1. wah ak jg moto lho d lembah ugm, jelas bgd matahari nya. umm . mas dmna jogja na ?🙂 hhe klo blh blog na dpasang link na d blog ku biar blog na rame ? hbs kya na msh sepi reader nih tp itw jg klw blh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s