Logo Tizen (c) https://www.tizen.org/

10 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tizen

Logo Tizen (c) https://www.tizen.org/
Logo Tizen (c) https://www.tizen.org/

Pada postingan sebelumnya, kita udah membahas tentang sistem operasi buatan Samsung ini. Nah, kali ini kita akan membahas 10 hal yang perlu diketauhi tentang sistem anyar buatan Samsung.

Dikutip dan diterjemahkan bebas dari blog laptopmag berikut ini 10 hal yang perlu diketahui tentang Tizen :

1. Based on Linux

Tizen merupakan sistem operasi ponsel kode terbuka (open source) berbasis kernel Linux dan runtime WebKit. Ini berarti pengguna dapat mendapatkan kode sumber (source code) yang berbasis Tizen, yang memungkinkan pengguna smartphone untuk bermain-main dan mengubah software perangkatnya. Android, Firefox OS, dan Ubuntu juga merupakan perangkat lunak kode terbuka, tetapi tidak seperti iOS milik Apple yang merupakan sistem operasi tertutup.

2. Backed by Intel and Samsung

Sistem operasi Tizen merupakan sebuah proyek milik Linux Foundation dan diawasi oleh Technical Steering Group yang terdiri dari Intel dan Samsung. Tizen datang ketika Intel bergabung dengan Samsung pada tahun 2011, setelah keduanya meninggalkan proyek mereka masing-masing yang sebelumnya, yaitu MeeGo dan LiMo.

Tizen telah dianggap sebagai rebranding dari MeeGo, tetapi tidak menurut Carsten Haitzler, seorang insinyur perangkat lunak. Dia menulis sebuah postingan pada halaman pertanyaan umum Tizen pada tahun 2011, menyatakan bahwa perangkat lunak adalah “menggabungkan antara kerja Samsung LiMo/SLP dan MeeGo, bukan hanya ‘mari kita ambil MeeGo dan memberinya nama baru'”.

3. Possible 2013 Release Date

Untuk saat ini, mungkin akan kesulitan mencari sebuah ponsel yang sudah menggunakan Tizen. Akan tetapi, sistem operasi ini diberitakan akan memulai debutnya dalam waktu dekat. Dalam situs resminya, Tizen menklaim bahwa ponsel yang menggunakan sistem operasi tersebut akan memiliki fitur efek window 3D, multimedia canggih, layanan berbasis lokasi, dan setiap fitur yang sudah ada pada smartphone saat ini.

Walaupun Tizen belum siap untuk pasar mainstream, Samsung berkali-kali mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk meluncurkan Tizen sesegera mungkin, paling tidak akhir tahun 2013 sampai awal 2014. Tizen memang belum tersedia untuk ponsel, tetapi ada sebuah bocoran mengatakan bahwa Tizen v2.1 berjalan pada ponsel Samsung GT-i8800.

4. Samsung’s Android Alternative?

Sudah bukan rahasia lagi bahwa perangkat Android bikinan Samsung sangat sukses. Namun, banyak laporan mengatakan bahwa Samsung sudah gatal untuk sistem operasi dengan kontrol kreatif lebih, berusaha untuk menghentikan ketergantungan dengan Google. Dalam interview terbaru, pemilik Samsung JK Shin mengatakan ke CNET bahwa Tizen lebih dari sekedar proyek sampingan, tetapi juga “alternatif sederhana untuk Android”.

Hal tersebut tidaklah mengejutkan, mengingat Samsung telah mengambil langkah untuk menambahkan merek mereka sendiri untuk sistem operasi mobile pada smartphone mereka. Mengimplementasi sistem operasi relatif tidak terkenal seperti Tizen ke perangkat seperti Galaxy S4 dapat memberikan kesempatan kepada Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada salah satu kompetitornya.

5. The App Challenge

Tidak ada yang menyangkal bahwa Samsung dan Intel mendorong dukungan pengembang untuk platform Tizen, terutama ketika perusahaan bersedia menyediakan dana $4juta untuk pembuatan aplikasi. Sebagai bagian dari tantangan pengembangan aplikasi, pengembang harus mengirimkan aplikasi untuk sistem operasi Tizen pada tanggal 1 November. Penjurian dilakukan tanggal 4 – 5 November dan pemenang akan diumumkan pada bulan Desember.

Hadiah bagi pemenang kompetisi, untuk pengembang game terbaik akan mendapatkan hadiah $200.0000, sementara aplikasi non-game terbaik menerima $120.000. Sepuluh aplikasi berbasis HTML5 terbaik akan menerima masing-masing $50.000, dan hadiah total $4.04juta akan dialokasikan untuk sembilan kategori dan 50 pengembang.

6. Emphasis on HTML 5

Tizen mendorong pengembang untuk menulis aplikasi di HTML5. Sistem operasi lain seperti Android dan iOS menggunakan Java dan Objective-C sebagai kode bahasa utama mereka. HTML5 pada dasarnya memungkinkan pengalaman browsing Web secara halus di perangkat mobile, seperti kemampuan untuk menampilkan video embed atau memainkan musik tanpa tambahan plugin dan menyimpan data secara offline.

7. Similar to Android Yet Different

Seperti kebanyakan antarmuka pengguna smartphone, Tizen tampaknya memberikan komponen fitur inti, seperti home screen, panel notifikasi, dan lock screen. Ketika Tizen berbagi beberapa elemen dasar Android, namun ada beberapa perbedaan mendasar.

Sebagai contoh, home screen Tizen menampilkan aplikasi seperti app drawer, daripada home screen Android yang menampilkan waktu dan hanya satu baris ikon di bagian bawah layar. Sementara home screen mungkin berbeda, menu drop-down
dan menu aplikasi memiliki bentuk yang sama, bentuk box keabu-abuan seperti di Android.

Seperti sistem operasi mobile milik Google, ada bar notifikasi yang dapat diakses dengan men-swipe down (mengusap ke bawah) di atas layar. Tentu saja, ini didasarkan pada prototype Tizen OS yang dipamerkan pada Mobile World Congress di Barcelona, jadi desain akhir dapat berubah.

8. Multi-Window View, Floating Browsers

Berdasarkan pada pedoman desain aplikasi yang diposting di halaman pengembangnya, Tizen kemungkinan akan datang dengan fitur multi-window mirip seperti Q Slide-nya perangkat LG yang baru. Pada dasarnya, aplikasi Tizen dapat berada dalam mode “full window” atau “mini window” yang dapat menciptakan efek “floating browser“. Tampilan multi window dan floating browser bukanlah sesuatu yang baru, tetapi mereka bukanlah fitur standar smartphone yang dibangun pada setiap UI smartphone.

Pada saat yang bersamaan, situs Tizen memberi rincian desain lain yang dijuluki “Multi-window” dimana mirip seperti fitur yang namanya mirip pada smartphone Samsung. Fitur ini memungkinkan Anda melihat aplikasi dalam tampilan split. Namun, tidak seperti fitur milik Samsung, yang menjalankan dua aplikasi dalam jendela terpisah pada layar, versi Tizen menampilkan satu aplikasi dalam tampilan split. Jadi, semisal, daripada memilik email untuk membacanya, Anda dapat mengaktifkan tampilan split  yang menunjukkan body email dan inbox dalam waktu yang bersamaan. Demikian pula, dalam aplikasi musik yang secara teoritis dapat menampilkan lagu yang sedang diputar tanpa harus membolak-balikkan navigasi.

9. Basic Gestures

Sistem operasi Tizen dibangun untuk berinteraksi dengan gerakan sentuhan tertentu yang terdiri dari tap, swipe, dan flick diantara tindakan yang lain. Seperti halnya sebagian besar perangkat layar sentuh, mengetuk sebuah item akan memilih item itu dan menekan lama akan menampilkan opsi aplikasi secara spesifik. Pinch to zoom, dragging dan dropping ikon, serta menjentikkan untuk scroll cepat semua didukung dalam Tizen UI.

10. Not Just for Smartphones

Tizen disebut-sebut sebagi alternatif Android baru milik Samsung, tetapi kenyataannya adalah perangkat lunak ini dibuat tidak hanya untuk perangkat mobile. Pada Mobile World Congress tahun ini di Barcelona, Intel menunjukkan sistem infotaiment untuk mobil yang berjalan pada OS berbasis Linux. Menurut Intel, sistem ini dapat mengakses Google Maps untuk navigasi, mengganti lagu yang tersimpan pada hard drive sistem, atau informasi output yang realtime yang berasal dari kendaraan Anda.

Catatan situs Tizen bahwa perangkat lunak pada akhirnya akan dirancang untuk tablet dan netbook serta smartphone, tapi juga akan dijadwalkan untuk muncul pada Smart TV. Ini sangatlah tidak mengejutkan, mengingat Samsung adalah pemain utama dalam merintis kategori Smart TV.

Published by

nugrohodc

Loves programming and photography :)

One thought on “10 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tizen”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s